Pernyataan FIFA Soal Surat Edaran IFAB

Bagikan:
📅 03 Aug 2026 • 👁️ 1 views • 🏷️ Dunia • ✍️ WJ Budi Sumber Gambar: FIFA

Akhirnya, FIFA memberikan tanggapan resmi atas surat edaran IFAB Nomor 34 tentang penerapan protokol kesalahan identitas atau kesalahan identitas dalam penggunaan VAR pada Piala Dunia 2026. Pernyataan ini muncul setelah dua peristiwa yang menimbulkan kontroversi, salah satunya adalah peristiwa yang melibatkan Breel Embolo di pertandingan melawan Argentina, yang memicu perdebatan tentang seberapa besar kapasitas VAR untuk mengubah keputusan wasit.

FIFA menyatakan bahwa keputusan wasit dan VAR pada kedua peristiwa tersebut tidak salah. Organisasi sepak bola dunia itu menyatakan bahwa intervensi tersebut bertujuan untuk mengembalikan keadilan di lapangan. Selain itu, FIFA menyatakan bahwa mereka secara langsung berbicara dengan IFAB tentang interpretasi aturan yang diterapkan selama turnamen.

Hasil diskusi menunjukkan bahwa IFAB setuju dengan interpretasi FIFA, yang harus dibahas lebih lanjut. Namun, IFAB menegaskan bahwa aturan tertulis saat ini belum memberikan VAR otoritas untuk melakukan intervensi sejauh itu. Oleh karena itu, mekanisme ini akan menjadi salah satu aspek yang akan dipertimbangkan dalam revisi protokol VAR di masa mendatang.

Pandangan kedua organisasi ini berbeda dalam hal penerapan aturan yang berlaku. Menurut Peraturan Permainan, protokol identitas yang salah hanya dapat digunakan untuk mengoreksi identitas pemain yang menerima kartu secara salah. VAR tidak dapat mengubah jenis pelanggaran sesuai aturan, seperti mengubah keputusan pelanggaran pemain bertahan menjadi diving pemain penyerang.

Kasus Breel Embolo adalah contohnya. Wasit awalnya memberikan kartu kuning kepada Leandro Paredes karena dianggap melanggar Embolo. Namun, setelah menerima masukan VAR tentang identitas yang salah, wasit membatalkan kartu Paredes dan memberikan kartu kuning kedua kepada Embolo karena dia dianggap melakukan diving. Surat edaran IFAB menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan protokol yang berlaku karena VAR tidak dapat mengubah penilaian subjektif atas jenis pelanggaran melalui mekanisme identitas yang salah.

Dengan demikian, IFAB menyatakan keputusan tersebut keliru dari sisi penerapan aturan. Di sisi lain, FIFA menilai keputusan itu telah menghasilkan hasil yang lebih adil dan berharap interpretasi tersebut dapat menjadi dasar pembaruan regulasi VAR pada masa mendatang.


📰 Berita Terkait
Eropa
Musiala Jalani Operasi Pasca Cedera Serius
Spanyol
Atletico Madrid Gugat Barca dalam Kasus Julian Alvarez
Eropa
Lewandowski: Spanyol Bisa Juara Pildun Lagi
Spanyol
Pedri Hanya Libur Sepekan Usai Juara Piala Dunia
Prancis
Zidane Buka Suara Setelah Resmi Menjadi Nahkoda Timnas Pranc...