Selasa Wagen 2026 Hadir di Malioboro, Angkat Semangat “Gumregah Nyawiji Ing Karya”

Bagikan:
📅 11 May 2026 • 👁️ 149 views • 🏷️ Jogja • ✍️ ojan Sumber Gambar: https://x.com/humas_jogja

YOGYAKARTA — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyelenggarakan gelaran budaya “Selasa Wagen” yang akan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026 di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. Acara budaya ini mengusung tema “Gumregah Nyawiji Ing Karya” sebagai bentuk semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat dalam melestarikan budaya Jawa.

Kegiatan ini akan dimulai pukul 18.00 WIB hingga selesai dengan pusat acara berada di sepanjang Jalan Malioboro. Sejumlah titik pertunjukan budaya disiapkan untuk menghibur masyarakat dan wisatawan yang datang menikmati suasana khas Yogyakarta.

Pertunjukan Budaya "Selasa Wagen" akan tersebar di beberapa lokasi strategis, di antaranya depan Gedung DPRD DIY, depan Pintu Gerbang Barat Kepatihan, depan Gedung Agung, seberang BNI 46 Nol Kilometer, timur Gedung Semar Museum Sonobudoyo Unit I, hingga Selasar Gedung Saraswati Eks KONI.

Acara Selasa Wagen tahun ini akan menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional, tari budaya, musik, hingga kreativitas komunitas lokal yang melibatkan pelaku seni dari berbagai kalangan. Kehadiran acara ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Yogyakarta sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi masyarakat.

Selain pertunjukan langsung di lokasi, kegiatan juga akan disiarkan secara live melalui kanal YouTube Sumbu Filosofi DIY sehingga masyarakat yang tidak dapat hadir tetap bisa menyaksikan rangkaian acara secara daring.

Selasa Wagen sendiri merupakan agenda budaya yang rutin digelar sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan penguatan filosofi budaya Yogyakarta di tengah perkembangan zaman. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat terus menjadi ruang ekspresi seni sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui karya budaya.


📰 Berita Terkait
Jogja
Lanjutkan Tren Penguatan, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2,62...
Jogja
Pasar Kripto Fluktuatif, Investor Indonesia Makin Selektif C...
Jogja
Gunung Kidul Berpotensi Kekeringan, Lebih dari 114 Ribu Warg...
Jogja
Istilah "Londo Ireng" Kembali Mencuat dan Menuai Kritik Publ...
Jogja
Alasan Kesehatan, Hotman Paris Resmi Mundur dari Pengacara E...