Sumber Gambar: @azzurri
Kisruh yang melanda Timnas Italia terus menjadi perbincangan publik. Secara resmi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) membatalkan proses penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih baru tim nasional Italia. Setelah munculnya kontroversi terkait kerja sama komersial Pirlo dengan sebuah merek judi asal Rusia.
Hal ini membuat presiden FIGC Giovanni Malagò memutuskan untuk menghentikan negosiasi kontrak. Federasi sangat mempertimbangkan masalah ini karena evaluasi dapat memberikan persepsi yang buruk tentang tim nasional.
Di tubuh FIGC sendiri konflik mengenai siapa yang akan menjadi allenatore Gli Azzurri seketika menjadi sangat runyam. Dilaporkan bahwa Paolo Maldini, yang baru saja menjabat sebagai Direktur Teknik selama 16 hari bersama Leonardo sebagai penasihat memilih untuk mengundurkan diri.
Keduanya disebut sebagai orang yang paling mendukung penunjukan Pirlo sebagai pelatih Italia baru. Maldini dan Leonardo merasa bahwa rencana mereka tidak lagi mendapat dukungan penuh dari federasi setelah usulan mereka ditolak oleh Presiden FIGC. Dalam pernyataannya kepada media ia mengatakan bahwa FIGC tidak mau ada perubahan berarti di sepak bola Italia.
Situasi ini semakin menunjukkan betapa sulitnya fase pemulihan Gli Azzurri selama 12 tahun terakhir. Setelah gagal masuk ke putaran final Piala Dunia tiga kali berturut-turut, Italia sedang mengalami salah satu masa paling buruk dalam sejarahnya. Keadaan ini menjadi lebih buruk lagi karena Italia tidak memiliki pelatih tetap sejak Gennaro Gattuso meninggalkan jabatannya setelah kegagalan tersebut pasca kekalahan atas Bosnia di Bulan April lalu.
Dalam kekacauan itu, FIGC segera mencari solusi dengan pergerakan cepat. Dilaporkan bahwa Claudio Ranieri akan ditunjuk sebagai direktur teknik baru untuk menggantikan Maldini dan bertanggung jawab atas pemulihan sepak bola Italia yang akan membuat perubahan dari pembinaan usia muda, struktur kompetisi, dll.
Selain itu FIGC juga telah mencapai kesepakatan dengan Roberto Mancini untuk kembali memimpin Timnas Italia setelah penunjukan Andrea Pirlo gagal. Kehadiran pelatih yang pernah membawa Italia juara Euro 2020 itu diharapkan dapat mengakhiri kekacauan yang telah lama terjadi dan mengembalikan Italia ke puncak sepak bola dunia.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.