Sumber Gambar: FC Barcelona
Di awal musim, Barcelona mendapatkan pukulan besar setelah Frenkie de Jong mengalami cedera parah. Gelandang asal Belanda itu harus menepi selama lima hingga enam bulan setelah mengalami robekan total pada ligamen kolateral medial (MCL) di lutut kanannya. Kehilangan signifikan bagi lini tengah Blaugrana, De Jong diperkirakan baru akan kembali bermain pada paruh kedua musim karena masa pemulihannya.
Di balik cedera yang dialaminya, situasi De Jong di Barcelona juga dikabarkan semakin rumit. Hubungannya dengan pelatih Hansi Flick disebut memburuk dan sulit diperbaiki. Menurut Gerard Romero, The Touchline, dan Javi Miguel, keretakan itu terjadi pada leg kedua pertandingan Liga Champions melawan AtlΓ©tico Madrid.
Saat itu, dikatakan bahwa De Jong dalam kondisi fit untuk bermain menurut tim medis. Hansi Flick juga meminta gelandang bermain selama 60 menit. Namun, De Jong menolak permintaan tersebut karena dia tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi lututnya yang belum benar-benar pulih.
Keputusan itu dikabarkan menyebabkan Flick tidak lagi mempercayai pemain berusia 29 tahun tersebut. De Jong bahkan disebut tidak lagi menjadi bagian dari rencana pelatih. Sebaliknya, laporan yang sama menyatakan bahwa cedera lutut De Jong belum dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh Barcelona. Ini menimbulkan spekulasi bahwa sang pemain sengaja menunda tes medis sebagai upaya untuk pindah dari Camp Nou.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.