Masih Tertinggalnya Sepak Bola Asia di Pentas Dunia

Bagikan:
📅 28 Jun 2026 • 👁️ 35 views • 🏷️ Dunia • ✍️ WJ Budi Sumber Gambar: AFC

Babak grup Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir. Pada turnamen ini Konfederasi sepak bola Asia telah mengirimkan sembilan wakilnya di ajang 4 tahunan ini. Banyaknya perwakilan Asia di edisi kali ini menjadi jumlah terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang sepak bola paling bergengsi dunia. Namun, meskipun kuota meningkat, hasil menunjukkan bahwa sepak bola Asia masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk bisa bersaing dengan tim utama dunia.

Dari sembilan tim Asia yang berpartisipasi di Piala Dunia 2026, hanya dua berhasil maju ke babak gugur, sementara tujuh tim lainnya harus pulang lebih cepat setelah gagal melewati fase grup. Catatan ini menjadikan Asia sebagai konfederasi dengan jumlah tim gugur terbanyak di fase grup dibandingkan dengan federasi lainnya.

Pelatih Irak yakni Graham Arnold kala ditanya oleh wartawan mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tim Asia dan tim-tim dari kelas dunia. Dia mengatakan bahwa ketika berhadapan dengan tim seperti Senegal yang memiliki banyak pemain dari liga-liga terbaik dunia, perbedaan kualitas tersebut terlihat jelas. Ia menyatakan bahwa liga nasional harus terus ditingkatkan karena merupakan dasar kemajuan tim nasional. Infrastruktur, tingkat kompetisi, dan peningkatan liga harus terus ditingkatkan.

Pernyataan ini tidak tanpa alasan. Meskipun banyak negara Asia telah melakukan upaya untuk modernisasi sepak bola dengan membangun stadion, memperbaiki fasilitas latihan, dan merekrut pelatih yang berkualitas, hasilnya masih belum signifikan di tingkat internasional. Padahal, Asia merupakan salah satu pasar sepak bola terbesar di dunia dengan jumlah penduduk dan penggemar yang sangat besar.

AFC harus mempertimbangkan hasil Piala Dunia 2026 ini. Memang, penambahan kuota peserta memberi negara-negara Asia kesempatan yang lebih besar untuk berpartisipasi di arena global. Namun, jumlah peserta belum tentu berkorelasi dengan prestasi tanpa peningkatan kualitas kompetisi dan pelatihan pemain yang berkelanjutan. Sepak bola Asia harus segera mengejar ketertinggalannya jika ingin benar-benar menantang negara-negara terkemuka dunia.


📰 Berita Terkait
Inggris
Manchester United Belum Jadikan Bek Tengah Sebagai Prioritas...
Inggris
Tottenham Bikin Kejutan Dengan Dekati Osimhen & Gakpo
Indonesia
China Mundur Dari FIFA Asean Cup 2026, Pakistan Tetap Berpar...
Indonesia
Mariano Peralta Belum Akan Bermain Lawan Persija
Prancis
PSG Dekati Mika Godts & Kejar Ferran Torres